Oleh Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
| 2025 | |
|---|---|
| Indeks Pembangunan Manusia (IPM) | 82,710 |
ANALISA HUBUNGAN
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting dalam menilai capaian pembangunan suatu daerah dari sisi kualitas hidup masyarakat. IPM dipengaruhi oleh berbagai faktor utama, seperti pendidikan, kesehatan, dan standar hidup yang layak. Oleh karena itu, analisis terhadap indikator-indikator seperti Rata-rata Lama Sekolah, Persentase Penduduk Miskin, dan Angka Kematian Bayi menjadi sangat krusial untuk mengetahui dinamika pembangunan di Kota Kediri. Analisis ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi IPM dan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara Rata-rata Lama Sekolah dengan IPM. Artinya, semakin tinggi rata-rata lama sekolah, maka IPM juga cenderung meningkat. Sebaliknya, ditemukan korelasi negatif antara IPM dengan Persentase Penduduk Miskin dan Angka Kematian Bayi. Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kemiskinan dan angka kematian bayi, maka IPM akan cenderung menurun. Hubungan ini penting untuk dipahami karena masing-masing variabel memengaruhi IPM secara parsial dan signifikan.
Secara simultan, ketiga variabel — Rata-rata Lama Sekolah, Persentase Penduduk Miskin, dan Angka Kematian Bayi — memiliki kontribusi yang sangat kuat terhadap perubahan IPM di Kota Kediri. Koefisien determinasi sebesar 98,1% menunjukkan bahwa hampir seluruh variasi IPM dapat dijelaskan oleh ketiga variabel ini. Model regresi yang diperoleh adalah:
IPM = 49,782 + 3,286 × Rata-rata Lama Sekolah – 0,568 × Persentase Penduduk Miskin – 0,091 × Angka Kematian Bayi
Model ini signifikan dan dapat digunakan sebagai acuan dalam menyusun program pembangunan, khususnya yang berfokus pada peningkatan pendidikan, penanggulangan kemiskinan, dan perbaikan layanan kesehatan ibu dan anak di Kota Kediri.